Postingan

Tugas Mandiri 14

       A02_JULIAWAN WAHYU PRATAMA A. BUAT RINGKASAN 10 POIN PENTING Pentingnya Tahap Penyuntingan (Editing) Penyuntingan adalah proses krusial untuk memastikan naskah bersih dari kesalahan ejaan, tata bahasa, dan tanda baca. Naskah yang baik harus mengikuti kaidah PUEBI/EYD agar terlihat profesional dan mudah dipahami. Penyuntingan Substansi dan Gaya Selingkung Selain teknis bahasa, penyuntingan mencakup pemeriksaan alur logika dan kesesuaian naskah dengan gaya selingkung (format khusus) jurnal atau instansi tujuan agar naskah tidak ditolak secara administratif. Strategi Persiapan Presentasi Ilmiah Presentasi bukan sekadar membaca naskah. Persiapan yang matang meliputi penguasaan materi, pemahaman terhadap karakteristik audiens, dan penentuan poin-poin kunci yang ingin disampaikan. Desain Media Presentasi yang Efektif Slide presentasi harus visual, ringkas, dan tidak penuh dengan teks. Gunakan prinsip "satu slide satu ide utama" dengan dukungan gambar atau grafik...

Tugas Mandiri 13

      A02_JULIAWAN WAHYU PRATAMA A. BUAT RINGKASAN 10 POIN PENTING Laporan sebagai Bentuk Akuntabilitas Laporan kegiatan dan penelitian merupakan dokumen resmi yang berfungsi sebagai bentuk pertanggungjawaban penulis kepada pemberi tugas atau penyandang dana atas apa yang telah dilaksanakan. Struktur Laporan Kegiatan yang Sistematis Laporan kegiatan yang baik umumnya terdiri dari pendahuluan, deskripsi pelaksanaan (waktu, tempat, sasaran), rincian penggunaan anggaran, hingga evaluasi hasil dan hambatan yang dihadapi. Laporan Penelitian sebagai Rekam Jejak Ilmiah Berbeda dengan laporan kegiatan, laporan penelitian fokus pada penyajian hasil penemuan ilmiah secara objektif, mulai dari metode yang digunakan hingga analisis data yang mendalam. Penyajian Data yang Efektif Data hasil penelitian harus disajikan secara scannable dan jelas menggunakan tabel (untuk detail angka) atau grafik (untuk tren visual), guna mempermudah pembaca memahami temuan utama. Pentingnya Analisis...

Tugas Mandiri 12

     A02_JULIAWAN WAHYU PRATAMA A. BUAT RINGKASAN 10 POIN PENTING Metodologi sebagai 'Kompas' Penelitian Metode penelitian bukan sekadar teknik pengumpulan data, melainkan kerangka berpikir logis yang membimbing peneliti dari tahap pengumpulan hingga penarikan kesimpulan agar hasil riset valid dan reliabel. Kesesuaian Desain dengan Masalah Pemilihan desain penelitian (seperti deskriptif, kualitatif, kuantitatif, atau eksperimen) harus sepenuhnya didasarkan pada karakteristik masalah penelitian yang ingin dipecahkan. Definisi Operasional Variabel Poin krusial dalam metode adalah memberikan definisi yang jelas tentang variabel yang diteliti agar dapat diukur dan menghindari ambiguitas bagi pembaca atau peneliti lain. Teknik Sampling yang Akurat Modul menekankan pentingnya menentukan populasi dan sampel secara cermat. Teknik pengambilan sampel (seperti random sampling atau purposive sampling ) menentukan sejauh mana hasil riset dapat digeneralisasi. Instrumen Penelitian...

Tugas Mandiri 11

    A02_JULIAWAN WAHYU PRATAMA A. BUAT RINGKASAN 10 POIN PENTING Hakikat Proposal sebagai Cetak Biru ( Blueprint ) Proposal penelitian bukan sekadar tugas formalitas akademik, melainkan sebuah rencana kerja sistematis yang berfungsi sebagai pedoman atau "peta jalan" bagi peneliti agar riset tetap terarah dan tidak keluar dari jalur. Sifat Prospektif Proposal Sebagai dokumen prospektif, proposal berorientasi ke masa depan. Isinya menjelaskan apa yang akan dilakukan, mengapa hal itu penting dilakukan, dan bagaimana cara melakukannya secara logis. Unsur Utama: Judul yang Representatif Judul penelitian harus mampu menggambarkan isi penelitian secara keseluruhan, mengandung variabel-variabel utama, singkat, padat, dan menarik tanpa menimbulkan penafsiran ganda (ambiguitas). Urgensi Latar Belakang Masalah Bagian ini adalah "nyawa" dari proposal. Peneliti harus mampu meyakinkan pembaca bahwa masalah yang diangkat sangat penting, mendesak, dan didukung oleh data awal a...

Tugas Mandiri 10

A02_JULIAWAN WAHYU PRATAMA A. BUATLAH 10 RINGKASAN PENTING  BERDASARKAN ISI MODUL 9 Hakikat Penelitian sebagai Proses Ilmiah Penelitian bukan sekadar pengumpulan informasi, melainkan proses sistematis untuk mencari jawaban yang benar atas suatu masalah berdasarkan logika (penalaran) dan didukung oleh fakta empiris yang nyata. Masalah sebagai Titik Awal (Hulu) Penelitian Setiap penelitian harus bermula dari sebuah masalah. Masalah muncul karena adanya kesenjangan (gap) antara apa yang seharusnya terjadi (das Sollen) dengan apa yang kenyataannya terjadi (das Sein). Sumber Penemuan Masalah Masalah penelitian dapat ditemukan melalui berbagai sumber, seperti pengamatan pribadi, hasil diskusi, literatur (buku/jurnal), laporan penelitian sebelumnya, maupun otoritas atau pakar di bidangnya. Kriteria Pemilihan Masalah yang Baik Masalah yang layak diteliti harus memenuhi kriteria FINER: Feasible (dapat dilaksanakan), Interesting (menarik), Novel (ada unsur kebaruan), Ethical (etis), dan Rele...

Tugas Mandiri 9

  A02_JULIAWAN WAHYU PRATAMA A. BUAT RINGKASAN 10 POIN PENTING Penelitian ilmiah adalah proses sistematis untuk memperoleh pengetahuan yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan, bukan sekadar tugas akademik. Tujuan penelitian mencakup mengembangkan ilmu, memecahkan masalah, dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat atau kebijakan. Karakter penelitian ilmiah harus objektif, sistematis, empiris, dan dapat diuji ulang (replikatif). Etika akademik sangat penting ; peneliti wajib jujur, menghindari manipulasi data, dan menghormati kaidah ilmiah. Plagiarisme dilarang dan harus dihindari dengan cara mengutip sumber secara benar serta menyusun daftar pustaka. Penelitian dikelompokkan berdasarkan pendekatan : kualitatif (mendalami makna) dan kuantitatif (menggunakan data numerik). Variabel penelitian : variabel bebas (X) yang mempengaruhi, dan variabel terikat (Y) yang dipengaruhi. Research gap (celah penelitian) harus diidentifikasi melalui literature review untuk menemukan topik ...

Tugas Mandiri 7

  A02_JULIAWAN WAHYU PRATAMA A. BUAT RINGKASAN 10 POIN PENTING Informasi ilmiah adalah informasi yang dihasilkan melalui penelitian sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan.  Ciri-ciri informasi ilmiah: berbasis riset, objektif, terpublikasi, dan didukung bukti. Jenis sumber informasi ilmiah meliputi artikel jurnal, prosiding, skripsi/tesis, buku referensi, laporan penelitian. Teknik penelusuran informasi ilmiah yang efektif: menentukan kata kunci & sinonim; menggunakan sumber seperti Google Scholar, DOAJ, GARUDA, SINTA; memakai operator Boolean (AND/OR/NOT) dan filter pencarian. Manajemen hasil pencarian juga penting: menggunakan aplikasi seperti Zotero dan Mendeley untuk mengelola referensi. Evaluasi dan validasi sumber ilmiah memiliki kriteria: akurasi, otoritas, objektivitas, cakupan, dan kekinian.  Menangani hoaks akademik dan jurnal predator: penting untuk cross-referencing, triangulasi sumber, dan menjaga etika penggunaan informasi (kejujuran, penghormatan ha...